Argentina Berharap Pada Kuartet Bintang di Piala Dunia 2014 Saat Ini

LOGO PIALA DUNIA BRAZIL-2014

Saat ini beberapa kalangan sudah banyak yang memprediksi siapa – siapa negara yang pastinya bakalan menuai hasil mengesankan dalam gelaran piala dunia 2014 nantinya. Diantara beberapa prediksi banyak yang menjagokan Argentina sebagai salah satu kandidat kuat juara di gelaran akbar satu ini. Memang bukan suatu hal yang mustahil melihat tim berjuluk Tango ini menjadi salah satu kandidat kuat, dimana selain mereka musim ini memiliki skuad yang mumpuni juga keberadaan performa dalam kualifikasi yang memang amat sangat meyakinkan ditunjukkan menjadikan tim ini semakin banyak menuai hasil positif di piala dunia 2014 ini nantinya.

Harapan besar di piala dunia 2014 ini akan bersinar kualitas Argentina memang sangat besar, dimana keberadaan juara inilah yang menjuadi pentas yang amat sangat dirindukan untuk djuarai selama ini. Maklum Argentina sudah lama tak mendapati gelar juara akbar piala dunia sehingga keinginan besar masyarakat Argentina melihat skuad sepakbolanya berprestasi menjanjikan jelas kini pada piala dunia 2014 ini. Albiceleste terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada tahun 1986 di Meksiko. Berselang empat tahun, mereka meraih posisi runner-up. Setelah itu, pencapaian tertinggi Argentina adalah babak perempatfinal di Prancis 1998, Jerman 2006 dan Afrika Selatan 2010

Harapan guna Argentina mamu menunjukkan performa terbaiknya sehingga mampu meraih gelar juara dikemukakan salah satunya oleh legenda sepakbola negara ini yaitu Osvaldo Ardiles. Kepada media salah satu mantan pemain timnas Argentina ini banyak berharap kuartet pemain yang dimiliki yakni Lionel Messi, Sergio Aguero, Angel Di Maria dan juga Gonzalo HIguain yang dimiliki Argentina saat ini mampu menunjukkan magicnya sehingga pentas piala dunia 2014 ini bisa mampu dapat diraih keberadaannya. Selain banyak memberikan harapan juga ungkapan kekecewaan kepada pelatih piala dunia 2014 yakni Alejandro Sabella juga dikemukakan karena tak membawa salah satu pemain bintang lainnya yakni Carlos Tevez yang bisa menjadi salah satu pembeda dalam tim Argentina ini.

“Memang benar kami belum pernah lolos dari babak perempat final untuk sementara waktu, tapi Argentina selalu menjadi penantang. Aku yakin setiap Piala Dunia itu berbeda. Kami memiliki peluang dan tim yang sempurna, khususnya kuartet Messi, Higuain, Aguero dan Di Maria, semuanya para pemain berkualitas tinggi di klub dan di negara. Jelas bahwa aku berharap Tevez akan dipanggil. Ia akan membawa sesuatu yang berbeda pada skuat, tapi pelatih Alejandro Sabella yang berhak memutuskan.” ungkap Ardiles.

Tak hanya memberikan apresiasi mengenai lini depan yang memang diisi dengan kekuatan terbaik yang ada, Osvaldo Ardiles sendiri juga memberikan pandangannya mengenai lini pertahanan yang dimilki Argentina. Permasalahan yang selalu menjadi perhatian tersendiri bagi tim tango ini juga mendapatkan penilaian dari Ardiles yan dirasakan di piala dunia 2014 ini sudah tak menjadi masalah yang penting. Hal tersebut terkait dengan masuknya Demichelis ke dalam skuad Sabella untuk piala dunia 2014 ini. masuknya nama bek Manchester City Martin Demichelis patut disyukuri. Pengalaman yang dimiliki Demichelis di timnas sejak 2005 sangat diperlukan oleh para pemain belakang lainnya yang bisa menjadi mentor nantinya di pertahanan tim Tango ini.

“Aku tidak ingin berpura-pura bahwa kami tidak bermasalah di barisan pertahanan. Itulah kenapa menurutku tim telah sempurna mengingat nama Demichelis ikut masuk daftar skuat untuk memberikan pengalaman yang dibutuhkan di lini belakang,” tutup Osvaldo Ardiles kepada media mengenai pandangannya di skuad Argentina ini dalam piala dunia 2014 nantinya.

 

Riccardo Montolivo Menepi Dari Skuad Gli Azzuri Di Piala Dunia 2014

Piala Dunia 2014 Brazil

Laga persahabatan kontra Republik Irlandia yang dilakukan Italia dalam pemanasan sebelum melakoni laga sesungguhnya di piala dunia 2014 menjadi malapetaka bagi skuad Azzuri, pasalnya dalam laga ini mereka selain hanya bermain imbang tanpa gol juga Italia dipastikan akan kehilangan gelandang andalan mereka yakni Roberto Montolivo. Jelas ini menjadi salah satu pukualn telak bagi Italia mengingat nantinya peranan Montolivo sendiri sangat penting sebagai pendamping Andrea Pirlo di posisi lini tengah pengatur permainan tim Italia di piala dunia 2014 mendatang. Cedera sang pemain sendiri terbilang amat sangat serius dimana cedera patah tulang kering dialami gelandang asal klub AC Milan ini.

Dalam laga yang digelar dalam pemanasan menuju piala dunia 2014 yang dimainakn di Inggris atau tepatnya di stadion Craven Cottage, Minggu (1/6/2014) dinihari WIB Riccardo Montolivo sejatinya ditampilkan sang arsitek Cesare Prandelli sejak menit awal. Namun dalam laga tersebut kenyataannya tak bertahan lama bagi sang pemain, baru delapan menit memainkan laga ternyata Montolivo mengerang kesakitan akibat bertabrakan dengan bek dar Republik Irlandia yakni Alex Pearce, kala memperebutkan bola 50-50. Setelah ditandu keluar dan diperiksa keadaanya oleh dokter timnas Italia yakni Enrico Castellacci ternyata sang pemain mendapati cedera parah dan hal ini langsung dikonfirmasikan keberadaanya bahwa sang pemain harus segera ditangani untuk menjalani operasi sehingga dipastikan harus menepi dalam skuad Italia dalam pentas piala daunia 2014 ini.

Kepada media konfirmasi akan cedera yang dialami sang pemain langsung diberikan kepada sang dokter timnas Italia ini. Dia mendapatkan fraktur di tulang tibia. Saya sedang menunggu hasil radiografi sebelum menilai segalanya, tapi kurang lebih setiap fraktur tibia memerlukan operasi. Tidak akan ada Piala Dunia untuk Montolivo, saya sangat menyesal untuk si pemain. Dia mungkin perlu menepi sekitar dua bulan,” ungkap Enrico Castellacci.

Dengan cederanya salah satu kunci permainan di lini tengah skuad Gli Azzuri untuk pentas piala dunia 2014 ini membuat Cesare Prandelli sebagai allenatore Italia di pentas piala dunia 2014 ini harus kembali memutar otak menurunkan pemain pengganti nantinya. Memang opsi banyak nantinya sebagai pengganti, hanya saja memang tak bisa dibantahkan kalau peranan gelandang Ac Milan yang kinerjanya sudah amat padu dengan Pirlo mampu membuat Italia memainkan ritme yang bagus. Selain gelandang kreatif nama Montolivo juga merupakan kreator serangan yang sangat handal di posisi lini tengah Italia.

Cedera pemain andalan Italia ini sendiri mengundang beberapa komentar seperti salah satunya dari sang manager Italia sendiri di piala dunia 2014 ini Cesare Prandelli. dan juga dari salah satu rekan sang pemain yakni Giuseppe Rossi “Pertandingan ini ditandai oleh cedera. Apa yang terjadi terhadap Montolivo terlihat parah dan membuat seluruh tim menderita”. ungkap sang pelatih. Sementara Rossi yang juga salah satu pemain yang masuk tim bayangan Prandelli mengutarakan hal yang sama yakni prihatin dengan apa yang diderita rekannya tersebut. “Saat di lapangan, cederanya tak tampak serius, Tentu saja kami sangat sedih, tak ada yang ingin melihat pemain hebat seperti Riccardo meninggalkan lapangan seperti itu.” ungkap striker Fiorentina ini.

Cedera buruk tersebut juga membuat pilar utama di Italia banyak bersimpati seperti salah satunya adalah Danielle De Rossi. Rekan satu tim yang berasal dari skuad As Roma ini bersimpati dan berharap kesembuhan sang pemain segera akan terjadi pada Riccardo Montolivo. “Hari ini adalah hari yang menyedihkan. Dalam dunia sepakbola, tidak ada yang lebih buruk daripada cedera, khususnya beberapa saat sebelum turnamen yang sudah dinantikan bertahun-tahun. Kehilangan pemain seperti Montolivo, salah satu yang senior, adalah sebuah pukulan. Riccardo selalu sangat positif dan orang yang benar dan itu membuat Anda makin menyesal untuknya. Kami bicara kemarin malam dan dia tidak merasa baik. Dia merasakan bagaimana yang akan saya rasakan kalau sesuatu seperti ini terjadi pada saya. Itu berarti Anda harus bicara soal Piala Dunia empat tahun lagi. Empat hari sebelum berangkat ke Brasil, cedera seperti ini seperti mengolok perubahan nasib,”  ungkap De Rossi

Dan dengan cederanya Montolivo kini jelas Prandelli harus kembali memutar otak mencari penggantinya nanti di piala dunia 2014. Beberapa opsi memungkinan memang kembali nama Aquilani masuk dalam line up utama nantinya. Namun ini sendiri masih belum diperhitungkan meningat kualitas sang pemain juga masih angin – anginan performanya. Bisa jadi nantinya Danielle de Rossi, Claudio Marchisio, Thiago Motta dan juga Veratti akan coba dimaksimalkan dalam piala dunia 2014 dengan melihat kualitas di klubnya masing – masing sendiri kini terbilang sangat moncer.

 

 

 

Skuad Belanda Di Pentas Piala Dunia 2014

logo piala dunia 2014

Finalis piala dunia 2010 yakni Belanda saat ini sudah memastikan 23 nama yang dipilih nantinya guna berlaga di pentas piala dunia 2014. Memang tak banyak berubah dari apa yang sudah banyak diprediksikan dimana pemain yang berlaga banyak di kualifikasi piala dunia lalu kembali dipercaya Louis Van Gaal untuk memasuki putaran final piala dunia 2014 nantinya yang akan dimainkan di Brasil. 23 Nama ini sendiri yang akan didaftarkan dalam skuad Belanda, dan keputusan final yang diambil Louis Van Gaal ini sendiri menjadikan 7 nama yang tersisa harus merelakan dirinya tak masuk skuad Belanda dan hanya akan jadi pemain standby yang nantinya suatu saat bisa saja masih dipanggil kalau ada skuad utama yang cedera nantinya.

Tak banyak perubahan yang dilakukan Louis Van Gaal dimana muka – muka lama yang membawa Belanda mampu melaju ke babak final di piala dunia 2010 lalu masih banyak yang dipertahankan. Seperti di barisan lini depan nama Robin Van Persie masih menjadi andalan sebagai penggedor jala lawan dengan. Pemain Manchester United ini dipilih sebagai line up utama di Belanda sekaligus menjadi kapten tim di perhelatan akbar piala dunia 2014 ini. Sebagai pelapis sendiri masih banyak yang lama juga seperti pemain Fenerbahce yakni Dirk Kuyt, Klaas-Jan Huntelaar yang bermain di Schalke 04. Dan di barisan ini juga muka baru seperti Memphis Depay adalah pemain muda yang dibawa.

Di lini tengah sendiri komposisi pemain tak banyak juga perubahan dimana andalan Piala Dunia 2014 masih akan dipercayakan pada gelandang Galatasaray yakni Wesley Snijder sebagai motor permainan tim. Dengand ukungan winger seperti Arjen Robben serta Nigel de Jong ketiga pemain yang sukses membawa tim Oranye mampu lolos ke final tahun 2010 lalu diharapkan akan kembali mampu menujukkan hal sama dalam laga kali ini. Sementara Louis Van Gaal harus merelakan salah satu bintangnya di posisi ini harus dicoret dari Piala Dunia 2014 yakni Rafael van Der Vaart ditinggalkan karena yang bersangkutan menderita cedera yang dialami dalam latihan. Dan sebagai pengganti maka nama pemain – pemain muda sudah dipercaya masuk dalam skuad Piala dunia 2014 asuhan Van Gaal ini seperti Jordy Clasie, Leroy Fer, dan Georginio Wijnaldum.

Di posisi belakang dan penjaga gawang memang pilihan bagi timnas Belanda untuk Piala Dunia 2014 ini memang tak banyak pilihan, dan untuk kiper ini Belanda masih percaya pada Tim Krul yang bermain di Newcastel United dan untuk posisi belakang atau bek kepercayaan pada Ron Vlaar yang merupakan pemain senior yang bermain di Aston Villa. Dan untuk 7 nama yang tak mendapatkan kesempatan untuk masuk dalam daftar standby adalah Jeroen Zoet, Rekik, van Aanholt, Tony Vilhena, van der Vaart, Jean-Paul Boetius, dan Quincy Promes.

Skuad Belanda pada Piala Dunia 2014 ini :

Kiper: Jasper Cillessen (Ajax), Tim Krul (Newcastle United), Michel Vorm (Swansea City)

Bek: Daley Blind (Ajax), Stefan de Vrij (Feyenoord), Daryl Janmaat (Feyenoord), Terence Kongolo (Feyenoord), Bruno Martins Indi (Feyenoord), Paul Verhaegh (Augsburg), Ron Vlaar (Aston Villa), Joel Veltman (Ajax)

Gelandang: Jordy Clasie (Feyenoord Rotterdam), Jonathan de Guzman (Swansea City), Nigel de Jong (AC Milan), Leroy Fer (Norwich City), Arjen Robben (Bayern Munich), Wesley Sneijder (Galatasaray), Georginio Wijnaldum (PSV Eindhoven)

Penyerang: Memphis Depay (PSV Eindhoven), Klaas-Jan Huntelaar (Schalke), Dirk Kuyt (Fenerbahce), Jeremain Lens (Dynamo Kiev), Robin van Persie (Manchester United)

 

Jerman Kontra Brasil, Final Ideal Menurut Pele Di Piala Dunia 2014

piala-dunia-2014-brazil

Salah satu negara yang dianggap paling potensial menapaki final piala dunia 2014 menurut salah satu legenda Brasil adalah antara Jerman dan Brasil. Apa yang diprediksikan Pele ini sendiri melihat bagaimana performa yang ditunjukkan Jerman dalam beberapa kejuaraan yang memang amat sangat kompeten. Apalagi kini dengan ;iga sepakbola negeri panser yang memang amat sangat cepat dan merupakan liga sepakbola yang paling besar saat ini di eropa membuat keyakinan Pele kalau Jerman adalah salah satu tim terbaik dunia memang bisa saja akan terjadi dalam pentas kali ini.

Jerman sendiri memang menjadi salah satu tim unggulan dalam berbagai ajang kejuaraan internasional, termasuk piala dunia 2014 kali ini yang akan digelar di Brasil tetap nama Jerman menjadi salah satu yang termasuk dalam tim unggulan mampu menjuarai. Sejak Piala Dunia 2002, timnas Jerman boleh dibilang tampil konsisten. Sempat terpeleset saat gagal lolos di babak penyisihan grup Euro 2004, Nationalmannschaft lantas selalu sukses melaju ke babak semifinal di tiga turnamen besar lainnya. Bahkan di jenjang Piala Dunia 2006 dan Euro 2012, Jerman sukses menempati posisi ketiga. Sementara di Piala Eropa 2008 saat berlaga di Polandia-Ukraina mereka sukses mengakiri kompetisi di posisi runner-up setel;ah dalam partai puncak mereka takluk dari Spanyol di partai puncak.

Hal inilah yang menjadi salah satu pengamatan legenda sepakbola Brasil yakni Pele untuk menjagokan negara ini akan bisa bersinar di piala dunia 2014. Meski memang lebih menjagokan negaranya sendiri sebagai juara namun dalam final ideal yang ada di benak Pele amat sangat menginginkan nantinya Jerman akan bertemu dengan Brasil. Tentu saja ini semua masih sebatas prediksi dari sang pemain, hanya saja kalau dilihat dari kacamata sepakbola memang kedua negara ini paling potensial mampu melaju selain pastinya masih ada negara – negara kuat juga seperti Spanyol, Italia, Belgia dan masih banyak lagi tim unggulan.

Keinginan Pele melihat partai final antara Jerman dan Brasil di piala dunia 2014ini sendiri diungkapkan sang legenda dalam sebuah wawancara kepada media. Hal ini tak lain melihat semakin ketatnya persaingan mencapai tangga juara membuat beberapa kalangan memberikan apresiasi prediksi yang bermacam – macam adanya. Selain mengutarakan keuntungan bagi negaranya dalam pentas piala dunia 2014 kali ini juga keinginan melihat final yang ia idamkan ini diutarakan Pele. “Momen ini penting buat kami karena Brasil bakal bermain di kandang. Jadi, ini akan menjadi momen yang bagus buat kami. Saya pikir Jeman merupakan salah satu tim terbaik untuk sekarang ini, begitu juga dengan Spanyol, itulah yang saya pikirkan. Brasil mempunyai pertahanan yang bagus dan sebuah tim yang bagus, serta itu akan menjadi suatu hal yang luar biasa jika mereka melaju ke final piala dunia 2014 dengan Jerman,” tukas Pele.

Brasil dan Jerman sendiri musim ini memang mempunyai potensi melaju ke final dengan segundang pemain – pemain andalan yang mereka punyai. Jerman dibawah asuhan Joachim Loew melaju mulus dalam piala dunia 2014 dengan rekor tak terkalahkan dalam kualifikasi yang dilakoninya. Dan Brasil dengan segudang prestasi dalam kancah internasional serta sebagai pemegang gelar juara piala dunia terbanyak yakni 5 kali membuat tim ini masih menjadi yang utama diunggulkan di piala dunia 2014. Apalagi gelar juara piala konfederasi yang mampu mereka rebut dalam tahun lalu di kandang menjadikan tim ini paling besar diprediksi bakalan mampu meraih kembali supremasi tertinggi sepakbola dunia ini.

 

 

Perang Urat Syaraf Di Grup D Pentas Piala Dunia 2014

DOWNLOAD-LOGO-PIALA-DUNIA-BRAZIL-2014

Pentas pertandingan sepakbola dalam piala dunia 2014 memang di musim ini memang sudah akan menghadirkan laga – laga panas. Laga panas ini sendiri banyak yang mempertemukan tim – tim tangguh dan unggulan, seperti salah satunya yang terjadi di grup D. Di grup ini memang beberapa negara kuat sepakbola berada dalam satu grup yang dipastikan akan berlangsung panas. Uruguay, Inggris, Italia dan juga Kostarika. Melihat peluang lolos yang sama besarnya membuat perang tak hanya terjadi dalam lapangan semata, perang urat syaraf yang bermaksud untuk menjatuhkan mental lawanpun sudah banyak ditebarkan dalam beberapa pekan ini mengenai pertandingan yang akan tersaji nantinya di grup ini.

Salah satunya adalah yang dilakukan salah satu striker kontroversial yang dipunyai Italia. Dimana di laga perdana piala dunia 2014 ini nantinya Italia akan bersua dengan salah satu tim tangguh lainnya yakni Inggris dalam laga pembuka. Berkaitan dengan laga tersebut, striker timnas Italia di piala dunia 2014 Mario Balotelli sudah memberikan apresiasi dengan komentarnya yang sangat pedas demi memanaskan laga tersebut. dan kepada media Balotelli yang pernah merumput di Liga Inggris bersama Manchester City ini mengutarakan kalau di piala dunia 2014ini, Inggris bukanlah lawan yang sepadan dengan negaranya yakni Italia.

“Saya tidak melihat Inggris sebagai tim yang menjadi memenangi trofi Piala Dunia. Mereka memang punya beberapa pemain oke, tapi mereka bukan rival sejati untuk Italia.Saya tak bilang kalau Italia jadi tim favorit, tapi kami mempunyai mental dan para pemain berpengalaman yang bisa mengejutkan publik—saya rasa Inggris tak mempunyai itu. Kami mempunyai pemain-pemain yang memenangi Piala Dunia, saya rasa Inggris tak punya pemain yang tahu bagaimana tampil di perempatfinal,” ungkap pemain keturunan Ghana yang sarat dengan kontroversialnya ini.

Saat ini memang tak hanya Balotelli yang ada di kubu Italia yang memanaskan perang urat syarat ini, di kubu Inggris-pun memang lontaran panas juga diberikan dari sang kapten The Three Lions yakni Steven Gerrard. Kali ini yang diserang bukannya Italia melainkan tim lainnya di grup D pentas piala dunia 2014 ini yaitu adalah Uruguay. Kepada media Gerrard menyerang sang lawan terkait dengan keberadaan striker andalan dan juga reaknnya di klub yakni Luis Suarez dimana meski nantinya Uruguay akan diperkuat Luis Suarez atau tidak, menurut gerrard dirinya akan tetap meyakini kalau Inggris akan bisa melewati hadangan Uruguay di penyisihan grup piala dunia 2014ini. “Saya tidak tahu apakah dia akan siap dimainkan. Saya pikir orang yang tahu apakah dia bisa tampil atau tidak adalah Luis sendiri dan dokter tim. Bagi saya, itu tidak terlalu penting, itu adalah sesuatu yang berada di luar kendali kami dan bukan fokus utama saya. Fokus utama saya adalah memastikan semua pemain Inggris fit dan bisa main. Kami menghadapi laga itu dengan sangat percaya diri bahwa kami bisa mendapat hasil yang tepat, terlepas Luis main atau tidak,” tukas pemain andalan Inggris di lini tengah ini.

Memang perang urat syarat seperti ini sudah menjadi hal sangat wajar terjadi dalam sepakbola seperti di kancah piala dunia 2014. Misi utamanya selain membuat mental lawan jatuh juga tindakan sedikit memprovokasi ini lebih pada memancing lawan nantinya akan bermain buruk tak sesuai dengan skema yang ada. Dan saat nanti pastinya akan lebih banyak lagi perang komentar akan terjadi seiring dengan panasnya tensi piala dunia 2014 kali ini.

 

 

 

Argentina Diharapkan Tak Ceroboh Di Piala Dunia 2014 Kali ini

piala dunia 2014

Argentina sampai saat sekarang ini hanya tercatat dua kali mampu meraih gelar juara piala dunia, dan yang terakhir itupun sudah amat sangat lama yakni pada tahun 1986 lalu. Dan setelah gelar tersebut dicapai justru performa tim Argentina dalam pentas selanjutnya dalam gelaran piala dunia tak mampu berbuat banyak lagi bahkan sering sekali mereka terperosok pada hasil buruk di awal penyisihan. Hal inilah yang sepertinya diwanti – wanti di pentas piala dunia 2014 kali ini. Dan tekad untuk kembali merengkuh gelar juara yang kini menjadi target Argentina harus hati – hati dilakukan, setidaknya meminimalis kesalahan sejak laga pertama harus mampu dilakukan.

Tentu memang hal ini menjadi perhatian berlebih bagi pendukung Argentina nantinya di pentas piala dunia 2014, dimana memang sebagai pencetak salah satu bibit unggulan dalam sepakbola dan selalu melahirkan talenta – talenta terbaik dunia memang nama Argentina selalu menjadi yang terdepan dalam persaingan peraih gelar juara. Hanya saja seringkali apresiasi tersebut tak terjadi di pentas sesungguhnya dimana semenjak menjadi juara di Piala Dunia 1978 dan 1986 selebihnya permainan Argentina yang memang selalu berisi pemain bintang selalu jeblok adanya. Pencapaian terbaik selain dua juara yang disandang memang selanjutnya pencapaian terbaik ‘Tim Tango’ di gelaran empat tahunan itu hanyalah satu kali jadi runner-up, tahun 1990, dan selebihnya jadi semifinalis pun tidak.

Bahkan yang mencengangkan dalam 4 piala dunia terkahir yang digelar memang Argentina seakan kesulitan yang amat sangat kalau sudah berlaga di Piala dunia. Empat tahun lalu cuma gol tungal pemain belakang Gabriel Heinze yang jadi salah satu penyelamat sekaligus pembeda ketika menghadapi Nigeria. Sebelum itu, di Piala Dunia 2006, Argentina harus kerja keras untuk menang 2-1 atas Pantai Gading. Dan di tahun 2002 Gabriel Batistuta jadi bintang kemenangan lewat gol semata wayang Argentina atas Nigeria. Empat tahun sebelumya Batistuta pula yang membawa Argentina menang 1-0 atas Jepang.

Kesalahan – kesalahan yang terjadi kala berhadapan dengan tim yang mayoritas tak diunggulkan membuat Argentina sering mengalami percaya diri terlalu berlebihan. Hal ini menjadikan sang pemain mayoritas tak fokus dalam pertandingan sehingga hal kecil kadang sampai menjadi sebuah petaka yang akan diterima. Hal inilah yang membuat salah satu punggawa Argentina di pentas piala dunia 2014 kali ini yaitu Javier Mascherano memberikan apresiasi yang berlebih kepada rekan – rekannya di skuad piala dunia 2014. Hal utama yang ditekankan pemain yang merumput bersama Barcelona ini hanya satu yakni “Tak boleh ada kesalahan mulai dari tanggal 15 Juni,” ungkap sang pemain.

Hal ini dikemukakan sang pemain karena memang lawan yang akan dihadapi dalam pentas piala dunia 2014 ini adalah tim kuda hitam. Menjadi unggulan teratas di fase grup penyisihan piala dunia 2014memang membuat Argentina banyak diprediksi lolos, hanya saja ini bisa menjadi boomerang kalau sampai Argentina kembali tak fokus sehingga kecurian poin akan dilakukan. Dan nantinya Argentina sendiri akan berada di grup F bersama negara Bosnia Herzegovina, Iran dan Nigeria. Jelas kekuatan negara – negara tersebut memang masih di bawah Argentina jikalau ini dilihat dari kacamata skuad yang dimilikinya. Namun ini yang memang menjadi perhatian tersendiri termasuk oleh Mascherano ini agar rekannya di timnas piala dunia 2014 ini tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meloloskan Argentina ke fasse selanjutnya atau setidaknya menjadi kampiun piala dunia 2014 ini nantinya.

 

 

 

Predikat Juara Bertahan Menjadi Beban Spanyol di Piala Dunia 2014 ini.

piala dunia 2014

Sebagai salah satu tim unggulan di piala dunia 2014dengan status juara bertahan jelas menjadi sebuah tekanan yang sangat hebat di kubu Spanyol. Diharuskan mampu menunjukkan penampilan apik serta mampu setidaknya tak malu sehingga tersingkir lebih awal menjadi sebuah tekanan tersendiri yang dirasakan oleh beberapa pilar utama La Furia Roja. Tentu saja hal ini amat sangat wajar, dimana selain juara bertahan tercatat Spanyol juga merupakan juara Piala EURO 2012 lalu, hal inilah yang menjadikan beban amat snagat berat ada pada skuad asuhan Vicente Del Bosque ini.

Memang empat tahun silam saat pentas piala dunia 2014, kejutan mampu dilakukan skuad Spanyol. Secara luar biasa mereka mampu merebut gelar juara dunia pertamanya sepanjang keikut sertaannya dengan memetik kemenangan di partai puncak kala berhadapan dengan Belanda. Kemenangan yang mampu memecahkan rekor selama ini dan membuat sejarah baru bagi tim Spanyol ini. Dan kini dengan status juara jelas Spanyol dituntut untuk terus bisa mempertahankan gelar juara yang sudah digenggaman. Dan dengan meilhat saat ini pentas akan dimainkan di Brasil yang termasuk salah satu tim unggulan dalam setiap ajang piala dunia maka beberapa skuad Spanyol merasakan tekanan yang amat sangat lebih nantinya.

Salah satu pemain yang merasakan tekanan tersebut adalah gelandang andalan Spanyol Andreas Iniesta. Pemain pencetak gol tunggal kemenangan Spanyol atas Belanda di partai final Piala dunia 2010 lalu ini merasakan tanggung jawab yang ekstra dalam perhelatan piala dunia 2014 kali ini. Hal ini diungkapkan Iniesta kepada media beberapa waktu lalu. Dan hal ini sendiri diharapkan juga tak membuat pemain Spanyol akan merasakan frustasi nantinya dan Iniesta sangat yakin meski demikian Spanyol akan bisa melaluinya. “Kami mendapat tanggung jawab ekstra kali ini, kami adalah juara bertahan. Kami akan pergi ke Brasil dengan harapan memainkan peran penting. Kami punya tim yang hebat untuk bisa melakukannya dan seperti sebelumnya, kami akan melakukannya selangkah demi selangkah,” ungkap gelandang milik Barcelona ini.

Hal senada dengan Iniesta juga dilontarkan striker Spanyol di piala dunia 2014 ini yaitu Fernando Torres. Pemain yang kini bermain untuk Chelsea ini juga meyakini kalau piala dunia 2014 ini dirasakan akan lebih berat karena dengan mempertahankan gelar juara jelas tekanan akan lebih besar adanya. Namun Torres juga yakini kalau ini juga akan menjadi pendorong semangat juang La Furia Roja membuat sejarah baru dalam dunia sepakbola. “Kami menghadapi kesempatan yang luar biasa, Piala Dunia di mana kami mempertahankan gelar. Tahun lalu di Piala Konfederasi tampak jelas sulitnya turnamen itu untuk kami. Kami tahu apa yang diharapkan. Tapi itu hanya menjadi pendorong tambahan bagi kami untuk mencoba terus membuat sejarah. Sesuatu seperti ini tak terpikirkan beberapa tahun lalu. Itulah mengapa kami harus menikmatinya,” tutur striker andalan Spanyol ini.

Saat ini sendiri dalam gelaran piala dunia 2014 tetap nama Spanyol masih masuk dalam jajaran tim unggulan peraih gelar juara. Bersama dengan Brasil, Jerman, Argentina dan juga Italia memang Spanyol dianggap sebagai salah satu paling potensial mampu merebut gelar juara piala dunia 2014 ini. Tak lain hal ini didasarkan pada skuad yang ada juga dalam beberapa laga di kualifikasi maupun ujicoba yang memang menunjukkan performa cemerlang dilakukan.

Nantinya ujian bagi Spanyol sendiri sudah langsung akan terjadi kala mereka akan melakoni partai ulangan final piala dunia 2014 lalu dengan bertemu kontra Belanda. Tentu saja diatas kertas memang Sapnyol kemungkinan besar bisa meladeni permainan Belanda, hanya saja shock terapi yang mengharuskan mereka bertemu dalam satu grup ini bisa menjadi salah satu ujian pembuka yang amat sangat serius dilakukan Spanyol.

 

 

 

Jagielka dan Wilshere Siap Tampil Bela Inggris Di Piala Dunia 2014

05-h5

Palang pintu Inggris di pentas Piala Dunia 2014 yakni Phil Jagielka memang baru sembuh dari cedera. Pemain Everton yang memang menjadi andalan lini belakang nantinya bersama Cahill, Phil Jones dan Juga Chriss Smalling ini meyakini kalau dirinya akan benar – benar fit dalam pentas piala dunia 2014 dan siap berjuang bersama rekan – rekannya. Dengan waktu yang memang dirasa sudah sangat cukup diyakini memang Jagielka akan mendapati kebugaran terbaik dan bisa tampil penuh buat skuad Saint George Cross ini.

Seperti kita tahu, palang pintu Everton ini menepi sejak Februari lalu akibat mengalami cedera hamstring yang dialminya. Cedera yang sama juga membuat Phil Jagielka ini harus ditandu keluar lapangan saat The Three Lions menghadapi Denmark dalam partai ujicoba yang digelar sebelum ke piala dunia 2014. Namun memang kini kondisi Jagielka sendiri dirasakan sudah sangat fit sehingga dengan beberapa pelatihan pemulihan kondisi maka bukan tyak mungkin saat piala dunia nantinya 100%  kebugaran sang pemain akan pulih dan siap diturunkan Roy Hudgson dalam pentas piala dunia 2014.

Mengenai kebugaran yang sudah semakin optimal ini sendiri memang diakui sendiri sang pemain dalam wawancara kepada media. Jagielka fokus penuh pada kebugaran sebelum mengikuti skuadnya ke Miami guna melakukan pemusatan pelatihan. “Saya tidak butuh 100 persen fit minggu ini. Sekarang ini saya fokus pada membangun kebugaran dan melakukan latih tanding sebelum kami berangkat ke Miami. Saya berharap fit saat laga pembuka grup. Saya memainkan peran penting dalam usaha Inggris meraih tiket ke Brasil dan akan sangat baik apabila mendapatkan kesempatan bermain dan menjadi bagian dari tim yang sukses,” ungkap Jagielka.

Hal yang sama juga dilakoni gelandang muda Inggris yakni Jack Wilshere. Pemain Arsenal yang memang potensial ini sendiri dipastikan juga akan siap bermain nantinya dalam gelaran piala dunia 2014 setelah dalam beberapa waktu lalu mendapat cedera retak kaki saat membela Inggris di pertandingan persahabatan melawan Denmark bulan Maret lalu. Bahkan sang pemain ini juga harus menepi dari skuad Arsenal hingga dua bulan. Gelandang Arsenal itu baru kembali merumput di pertandingan terakhir Arsenal di Premier League melawan Norwich City pertengahan Mei lalu. Bahkan memang Wilshere sendiri sudah masuk dalam laga final FA yang digelar dan ikut menyumbang performa terbaik yang sukses mengantarkan Arsenal menjadi kampiun dengan mengandaskan Hull City lalu.

Hal sama diungkapkan juga kepada media kalau dirinya bakalan juga siap 100 % dalam melakoni piala dunia 2014 ini nantinya. Kondisi fit sudah dirasakan sang pemain dan kapanpun akan dimainkan maka dirinya sudah siap melakoninya nanti di gelaran akbar tersebut. “Saya sudah berlatih untuk waktu yang lama. Saya belum kembali bermain dalam pertandingan, tapi saya sudah berlatih selama enam pekan. Saya merasa baik-baik saja. Mungkin saya butuh beberapa pertandingan, tapi saya merasa oke. Semoga saya bisa tampil di beberapa pertandingan sebelum kick-off yang sebenarnya,” ungkap pemain 22 tahun ini.

Pulihnya dua pemain ini sedikit banyak membawa angin segar bagi skuad The Three Lions, pasalnya memang dua pemain ini bisa menjadi opsi terbaik untuk menambah performa Inggris nantinya. Sebelum melakoni piala dunia 2014 memang serangkaian jadwal Inggris sudah dilakukan salah satunya mereka akan segera terbang ke Miami guna melakukan pemusatan pelatihan setelah itu rangkaian ujicoba akan dilakukan skuad Roy Hudgson ini seperti akan berhadapan dengan Ekuador dan juga Honduras dalam jadwalnya yang keduanya memang juga sama – sama negara yang akan berlaga di piala dunia 2014 Brasil kali ini

 

 

 

Dietmar Hamann Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2014

piala-dunia-2014-brazil

Berbagai prediksi siapa nantinya yang bisa jadi akan mampu merengkuh gelar juara piala dunia 2014 sudah banyak yang mengutarakan pendapatnya. Jika sebagian besar kalangan memprediksi Brasil, Spanyol dan Jerman namun nyatanya hal tersebut tak berlaku pada Dietmarr Hamann. Mantan pemain Jerman dan Liverpool ini sendiri mempunyai penilaian lain mengenai siapa yang akan mampu menjadi kampiun nantinya di piala dunia 2014 ini dan Argentina menjadi negara yang paling ia jagokan mampu merengkuh gelar juara ini. Melihat keberadaan Argentina yang saat ini sedang dalam kondisi terbaik, Hamann menilai inilah tim yang nantinya bisa menunjukkan kualitas terbaiknya di Brasil nantinya.

Dietmaar Hamann yang merupakan salah satu mantan punggawa Timnas Jerman memang sudah banyak mengenyam caps timnas, tercatat mulai dari tahun 1997 sampai dengan 2005 dirinya selalu menjadi pilihan utama di lini belakang Jerman pada saat itu. 59 kali laga mampu dilakoniny6a dan Prestasi terbaiknya saat itu adalah menjadi runner-up Piala Dunia, meski hal itu juga jadi kenangan yang tak menyenangkan dimana akhirnya mereka kalah di partai puncak dari Brasil yang akhirnya memang menjadi kampiun.

Kepada media beberapa waktu lalu memang Hamann yang saat ini sebagai salah satu duta Liverpool yang sedang berada di Jakarta mengemukakan kekecewaan akibat kalah di final yang sampai dengan saat ini masih membekas di hatinya. Memori yang dianggap Hamann sebagai salh satu yang terburuk dilakukannya. “Saya menyimpan memori yang mengecewakan di Piala Dunia 2002. Ekspektasi yang dipasang sangat tinggi dan sudah mengorbankan semuanya. Tapi kami kalah dari Brasil dan finis sebagai runner-up itu sama saja dengan hanya ada di urutan kedelapan. Itu bukan prestasi. Sangat kecewa. Kami kehilangan Michael Ballack, padahal kami punya kans yang lebih besar daripada Brasil untuk jadi juara dunia waktu itu. Sejak kualifikasi kami bermain sangat bagus. Tapi Brasil juga punya banyak pemain bagus,” Ungkap Dietmar Hamann dalam sela – sela peluncuran jersey baru Liverpool di Jakarta.

Dan khusus mengulas mengenai piala dunia 2014 ini sendiri memang Dietmarr Hamann sendiri justru mempunyai pandangan lain siapa yang diprediksi bakalan menjadi kampiun piala dunia 2014 nantinya. Bukan negaranya yang pernah ia bela, dan bukan pula Brasil yang menjadi momok pembuat kecewa sang pemain di pentas piala dunia 2002 lalu. Namun dalam pandangan Hamann justru Argentina yang pantas menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara piala dunia 2014 ini. Hal ini ditambahkan mantan punggawa Liverpool ini melihat saat ini tim tango mempunyai dua nama besar dalam skuadnya yakni adalah Lionel Messi dan Sergio Kun Aguero yang merupakan pemain bebakat. Keduanya bisa menjadi kunci permainan Argentina untuk merengkuh gelar juara piala dunia 2014 ini.

“Brasil adalah negara yang punya passion terhadap sepakbola sangat besar. Kalau saya pribadi saya menjagokan Argentina dengan (Lionel) Messi, (Sergio) Aguero, dan beberapa pemain berbakat yang bagus. Mereka akan jadi juara piala dunia 2014tahun ini,” tegas Dietmar Hamann. Memang dengan melihat apa yang ada saat sekarang, paling potensial menuju tangga juara besar kemungkinan di skuad Argentina. Hal ini didasarkan pda beberapa laga baik di kualifikasi maupun di ajang persahabatan tercatat jika skuad asuhan Sabella ini mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga tak terkalahkan. Selain Messi dan juga Aguero di lini depan memang masih banyak nama yang akan bisa dimaksimalkan kemampuannya di oleh Argentina di piala dunia 2014 ini seperti salah satunya adalah Palacio, Demichelis, Di Maria dsb.

 

 

 

Ozil Dinilai Tak Punya Kharisma di Piala Dunia 2014 ini

05-h5

Kritikan pedas banyak dilayangkan pada salah satu pemain andalan Jerman dalam beberapa musim ini yakni Mesut Ozil. Salah satu mantan pemain timnas Jerman yang memberikan kritikan akan kinerja Ozil ini sendiri adalah Michael Ballack. Ballack menilai jika pemain ini dianggap memang amat lamban dan lebih bisa dianggap pemalas yang membuatnya tak bisa banyak kontribusi yang bagus. Bahkan semangat juang guna membela timnas dianggapnya masih sangat kurang dibandingkan dengan pemain gelandang tengah lainnya yang ada. Meski memang sudah mampu memberikan kontribusi demi kelolosan Jerman ke piala dunia 2014 namun Ballack menilai Ozil perlu merubah gaya bermainnya untuk lebih mampu mendapatkan kharisma yang terbaik buat Jerman nantinya di piala dunia 2014 nanti.

Ozil sendiri memang menjadi salah satu andalan Joachim Loew di posisi tengah timnas Jerman dalam piala dunia 2014 ini. Performanya sendiri memang sangat bagus dalam beberapa ajang kualifikasi piala dunia 2014 sehingga tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak bagi Jerman. Hanya saja meski termasuk salah satu pemain yang produktif namun Ozil sendiri memang banyak menuai protes termasuk di timnya sendiri terkait dengan malasnya sang pemain jikalau sedang membantu untuk melakukan transisi dari menyerang ke bertahan. Selain itu kharisma sang pemain di atas lapangan sekalipun juga menjadi perhatian banyak orang termasuk salah satunya dari mantan kapten Jerman ini sendiri.

Hal ini langsung diungkapkan Ballack sendiri dalam media beberapa waktu lalu. “Mesut punya kualitas untuk bermain di tiap tim di dunia. Tapi beberapa pengamat sepertinya tidak memasukkannya di susunan pemain awal Jerman di Brasil. Ia butuh menunjukkan kepada Loew di sesi latihan kalau dirinya lapar, bahwa ia mau bermain, bahwa dia ingin mengantar tim kita meraih gelar juara. Dia tak boleh menerima begitu saja anggapan tersebut. Dia harus menunjukkan sinyal: Tak ada yang bisa melewati saya. Dia harus menunjukkan pada Jogi (Loew) di latihan kalau dia punya rasa lapar, kalau dia ingin bermain, kalau dia ingin meraih titel,” ungkap Mantan pemain Chelsea ini.

Selain sindiran yang diberiikan kepada gelandang Arsenal ini, Ballack sendiri juga membandingkan sang pemain dengan salah satu pemain lagi di posisi tengah Jerman dalam piala dunia 2014 ini yakni Sami Khedira. Pemain satu ini dianggap Michael Ballack sebagai salah satu pemainn dengan kharisma yang amat sangat besar. Hal ini menjadi penilaian Ballack dimana meski cedera panjang menerpa sang pemain bersama klubnya Real Madrid namun Khedira mampu menunjukkan kelasnya dengan bermain lepas dalam partai puncak di pentas Liga Champions beberapa waktu lalu. Hal itu sendiri dilakukan sang pemain agar mampu memikat manager Jerman di piala dunia 2014 yakni Joachim Loew agar mampu masuk dalam skuad lagi.

“Sami adalah pemain dengan banyak kharisma, dia juga punya bahasa tubuh yang bagus, yang memberi sinyal pada lawan: Anda tak bisa mengalahkan kami hari ini,” ungkap Ballack.

Dalam pentas piala dunia 2014 ini memang baik Ozil, Khedira kesemuanya dipastikan masuk dalam skuad Jerman. Kesemuanya diharapkan akan mampu menunjukkan permainan cemerlang kala membela Jerman dengan mampu menjuarai pentas piala dunia 2014 ini. Dan jerman sendiri menjadi salah satu negara yang dianggap salah satu yang potensial mampu menjadi kampiun jika melihat kekuatan di semua lini yang mumpuni. Dan Ozil sendiri dipastikan akan menjadi jenderal lapangan tengah yang akan menjadi senjata Jerman berkiprah di ajang terbesar dunia ini nantinya.