Eder Dan William Carvalho Jadi Senjata Baru Portugal Di Piala Dunia 2014

piala dunia 2014 brazil-wartainfo.com

Hasil kurang meyakinkan didapati Portugal kala melakoni ujicoba piala dunia 2014 kala kontra Yunani dimana dalam laga tersebut hasil imbang 0 – 0 didapati skuad Paulo Bento ini. Bermain tanpa pemain megabintang mereka Cristiano Ronaldo memang Portugal tak banyak berkembang performa yang ditunjukkan, meski demikian banyak poin yang didapati sang pelatih Portugal seperti salah satunya adalah performa cemerlang yang ditunjukkan oleh pemain – pemain mudah mereka salah satunya adalah gelandang William Carvalho dan penyerang Eder.

Nama gelandang William Carvalho yang memang baru masuk dalam skuad senior di pentas piala dunia 2014 ini banyak mendapatkan pujian dari sang manager, dimana selain sukses menggalang lini tengah Portugal juga duetnya bersama pemain Miguel Velosso beberapa kali membuat lini tengah tim Portugal ini semakin hidup. Posisi inilah yang selalu menjadi permasalahan dalam beberapa laga Portugal dimana selalu kedodoran dalam beberapa pertandingan. Dan melihat kemampuan William Carvalho yang konsisten selama 90 menit mendapatkan apresiasi dari sang pelatih.

“William adalah pemain berkualitas hebat. Dalam sistem kami, ia akan bermain di samping Miguel Veloso. Dia beradaptasi baik dengan sistem permainan kami dan secara taktik dia seorang pemain yang kompeten, terlepas dari kualitas teknik yang dimilikinya,” ungkap pelatih Portugal untuk piala dunia 2014  ini kepada media.

Dam tak hanya William Carvalho yang menjadi sorotan sang pelatih, namun pemain lini depan yang diturunkan dalam laga tersebut yakni Eder juga tak luput dari perhatiannya. Pemain yang bermain di klub Sporting Braga ini dinilai sangat cocok dengan performa Portugal nantinya dalam gelaran piala dunia 2014 ini. Ia dianggap banyak kontribusi untuk memberikan tekanan dan selain itu yang utama adalah dirinya bisa membantu tim dalam menggalang lini pertahanan kala diserang balik lawan. Jumlah tembakannya yang dilepaskan kepada Yunani dalam laga ujicoba piala dunia 2014 kali ini bahkan lebih banyak dari pasangan duetnya di lini depan, Helder Postiga. “Eder punya momentum bagus di saat tim menyerang dan bertahan. Penampilannya sangat membantu kami,” tutur Paulo Bento.

Portugal sendiri memang tak banyak dijagokan keberadaannya dalam ini, selain tertatih – tatih di pentas kualifikasi piala dunia 2014 yang dilakukan sehingga akhirnya memenangi dalam laga play off kontra Swedia dan piala dunia 2014 tercatat saat ini Portugal merupakan negara dengan potensi memetik kemenangan sangat minim. Tercatat dalam  pertandingan persahabatan sepanjang tahun 2013 sampai sekarang, Portugal baru dua kali menang (vs Kroasia 1-0 dan vs Kamerun 5-1), sisanya dua kali seri dan dua kekalahan.

Melanjutkan apa yang menjadi apresiasi setelah laga kontra Yunani di ujicoba piala dunia 2014, Paulo Bento menambahkan kalau peningkatan tim sudah mampu dilihatnya dan ini langsung diutarakan kepada media beberap “Dalam persiapan kami, dengan lawan-lawan ujicoba yang bisa tampil dengan beragam cara – dengan banyak atau sedikit tekanan, atau bahkan dengan serangan balik – kami punya mekanisme untuk menghadapi itu semua,” ungkap sang pelatih.

Salah satunya yang menjadi penyebab memang ketergantungan pada pemain bintang mereka Cristiano Ronaldo. Pemain yang dianggap nyawa ini menjadikan pemain lain seakan tak banyak kontribusi sehingga bisa dipastikan kalau CR7 bermain buruk maka lainnya akan buruk. Hal inilah yang menjadi masalah utama skuad Portugal dimana menghilangkan ketergantungan tersebut. Dan beberapa hari sebelum mereka berangkat ke pentas piala dunia 2014 di Brasil inilah yang akan menjadi salah satu pekerjaan yang akan dilakukan Paulo Bento untuk memaksimalkan skuad terbaiknya.

 

 

Both comments and pings are currently closed.