Argentina Diharapkan Tak Ceroboh Di Piala Dunia 2014 Kali ini

piala dunia 2014

Argentina sampai saat sekarang ini hanya tercatat dua kali mampu meraih gelar juara piala dunia, dan yang terakhir itupun sudah amat sangat lama yakni pada tahun 1986 lalu. Dan setelah gelar tersebut dicapai justru performa tim Argentina dalam pentas selanjutnya dalam gelaran piala dunia tak mampu berbuat banyak lagi bahkan sering sekali mereka terperosok pada hasil buruk di awal penyisihan. Hal inilah yang sepertinya diwanti – wanti di pentas piala dunia 2014 kali ini. Dan tekad untuk kembali merengkuh gelar juara yang kini menjadi target Argentina harus hati – hati dilakukan, setidaknya meminimalis kesalahan sejak laga pertama harus mampu dilakukan.

Tentu memang hal ini menjadi perhatian berlebih bagi pendukung Argentina nantinya di pentas piala dunia 2014, dimana memang sebagai pencetak salah satu bibit unggulan dalam sepakbola dan selalu melahirkan talenta – talenta terbaik dunia memang nama Argentina selalu menjadi yang terdepan dalam persaingan peraih gelar juara. Hanya saja seringkali apresiasi tersebut tak terjadi di pentas sesungguhnya dimana semenjak menjadi juara di Piala Dunia 1978 dan 1986 selebihnya permainan Argentina yang memang selalu berisi pemain bintang selalu jeblok adanya. Pencapaian terbaik selain dua juara yang disandang memang selanjutnya pencapaian terbaik ‘Tim Tango’ di gelaran empat tahunan itu hanyalah satu kali jadi runner-up, tahun 1990, dan selebihnya jadi semifinalis pun tidak.

Bahkan yang mencengangkan dalam 4 piala dunia terkahir yang digelar memang Argentina seakan kesulitan yang amat sangat kalau sudah berlaga di Piala dunia. Empat tahun lalu cuma gol tungal pemain belakang Gabriel Heinze yang jadi salah satu penyelamat sekaligus pembeda ketika menghadapi Nigeria. Sebelum itu, di Piala Dunia 2006, Argentina harus kerja keras untuk menang 2-1 atas Pantai Gading. Dan di tahun 2002 Gabriel Batistuta jadi bintang kemenangan lewat gol semata wayang Argentina atas Nigeria. Empat tahun sebelumya Batistuta pula yang membawa Argentina menang 1-0 atas Jepang.

Kesalahan – kesalahan yang terjadi kala berhadapan dengan tim yang mayoritas tak diunggulkan membuat Argentina sering mengalami percaya diri terlalu berlebihan. Hal ini menjadikan sang pemain mayoritas tak fokus dalam pertandingan sehingga hal kecil kadang sampai menjadi sebuah petaka yang akan diterima. Hal inilah yang membuat salah satu punggawa Argentina di pentas piala dunia 2014 kali ini yaitu Javier Mascherano memberikan apresiasi yang berlebih kepada rekan – rekannya di skuad piala dunia 2014. Hal utama yang ditekankan pemain yang merumput bersama Barcelona ini hanya satu yakni “Tak boleh ada kesalahan mulai dari tanggal 15 Juni,” ungkap sang pemain.

Hal ini dikemukakan sang pemain karena memang lawan yang akan dihadapi dalam pentas piala dunia 2014 ini adalah tim kuda hitam. Menjadi unggulan teratas di fase grup penyisihan piala dunia 2014memang membuat Argentina banyak diprediksi lolos, hanya saja ini bisa menjadi boomerang kalau sampai Argentina kembali tak fokus sehingga kecurian poin akan dilakukan. Dan nantinya Argentina sendiri akan berada di grup F bersama negara Bosnia Herzegovina, Iran dan Nigeria. Jelas kekuatan negara – negara tersebut memang masih di bawah Argentina jikalau ini dilihat dari kacamata skuad yang dimilikinya. Namun ini yang memang menjadi perhatian tersendiri termasuk oleh Mascherano ini agar rekannya di timnas piala dunia 2014 ini tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meloloskan Argentina ke fasse selanjutnya atau setidaknya menjadi kampiun piala dunia 2014 ini nantinya.

 

 

 

Both comments and pings are currently closed.